Untungnya Bisnis Kapal Wisata di Bali

Untungnya Bisnis Kapal Wisata di Bali

pembangunan infrastruktur dan fokus pemerintah besar-besaran pada pengembangan pariwisata, kapal wisata peregangan bisnis di negeri ini, terutama di Labuan Bajo. Pengusaha mengatakan, kasus ini kini mulai mendapatkan keuntungan. Memang untungnya bisnis kapal wisata di Bali cukup menjanjikan.

Direktur Eva Marketinf Tanudjaja Seasafari mengungkapkan bahwa sekitar 4 tahun, jumlah wisatawan ke Labuan Bajo lebih. Dia mengakui, program-program seperti prioritas atau 10 Tamasya Bali memiliki dampak penting pada pariwisata di negeri ini.

“Potensi bisnis semacam ini adalah kapal yang sangat besar, dengan segmen atau jasa yang ditawarkan berbeda. Namun pembangunan infrastruktur dan kampanye pemerintah tentang wisata Indonesia juga meningkat, “katanya, di pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (2019/09/20).

Khusus Seasafari, jumlah wisatawan menggunakan jasa transportasi dan perjalanan dibantu oleh kerjasama dengan pemerintah. Dia mampu meningkatkan pendapatan.

“Yang pertama 10 tahun masih rugi, dan tahun berikutnya mulai dukungan nirlaba pemerintah. Ditambah sekarang, di mana kita juga co-branding bolapelangi dengan Departemen Pariwisata. Dengan perjalanan ini Kemenpar kesempatan kepada kami. Jadi prioritas, “katanya.

Iya benar jika untungnya bisnis kapal wisata di Bali sangat besar. Dia mengatakan jumlah wisatawan khusus dilayani pihak Seasafari masih didominasi di luar Indonesia. Karena kapal ini kebanyakan untuk disewa beberapa hari di Labuan Bajo.

“Wisatawan asing adalah 60%, 40% jika lokal. Tapi dua tahun terakhir, rumah juga meningkat, “katanya.