Alasan Tipuan Cerita Sedih Driver Ojol Banyak Terjadi

Viralnya modus penipuan yang dilaksanakan driver ojol dengan menceritakan cerita sedih sehingga korbannya iba dan berkenan mengimbuhkan dukungan materi membuat banyak orang jadi lebih perhatian dengan modus-modus serupa. Dengan tipuan cerita sedih driver ojol yang marak terjadi.

Namun tidak jarang tersedia saja orang yang tertipu meskipun sudah memahami banyak kasus penipuan beredar di publik. Psikolog berasal dari Universitas Indonesia Firman Ramdhani menjelaskan bahwa seseorang sanggup mengalami penipuan gara-gara berkaitan dengan pengalaman pribadi.

“Dulu booming penipuan itu telepon terus (bilang) ‘inget gue nggak?’. Kenapa orang terpancing ketipu? Karena kami relate mirip nada orang yang mirip denganĀ bolapelangi rekan kami misalnya. ‘Anto ya?’, ‘Iya gue Anto’, kan penipu itu mobilisasi aksinya. Ujung-ujungnya dia minjem duit, padahal yang dia omongin general bgt, apa kabar, repot apa,” jelasnya kepada detikcom, Sabtu (14/9/2019).

Menurut Firman, selagi berkaitan dengan pengalaman pribadi, baik dulu mengalami momen yang mirip atau dulu berjuang langsung dalam momen yang sama, modus itu dapat masuk ke dalam asumsi believe system seseorang.

Rasa kasihan dan simpati seseorang dapat membuat otak emosi aktif, maka cenderung sanggup membuat otak berpikir menurun. Benar menurut dokter Psikologis tipuan cerita sedih driver ojol akan sangat sulit dihindarkan.

“Sederhananya terkecuali kami kembali marah kami sanggup ngelakuin hal-hal yang nggak dulu kami lakuin di awalnya kan,” imbuh Firman.

Berbeda kembali terkecuali modus yang dilaksanakan penipu tidak berkaitan mirip sekali dengan pengalaman teristimewa seseorang, maka cenderung menimbulkan keraguan pada si calon korban. Akhirnya, logika berpikirnya dapat lebih aktif daripada otak emosionalnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *